Pernah maen ke Pekalongan, dulur? Daerah yang terkenal dengan industri batiknya. Hari Kamis kemaren, Banyuwangi kedatangan tamu dari Pekalongan. Bukan tamu biasa, tapi orang nomor satu Pekalongan. Datang beserta jajarannya untuk melihat langsung teknis Pelayanan Publik yang ada di Banyuwangi.
Mall Pelayanan Publik milik pemkab Banyuwangi telah menarik perhatian Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi. Hari Kamis lalu (13/02/2020) Bupati Asip mengajak jajarannya ke Banyuwangi untuk melihat secara langsung teknis peyalanan yang ada di Mall tersebut.
Selama dua mereka banyak belajar tentang masalah-masalah tentang pelayanan publik. Dan ditemani langsung oleh Bupati Banyuwangi, Abdullah Aswar Anas.
Bupati Asip mengatakan bahwa merasa senang mempunyai kesempatan untuk belajar ke Banyuwangi. Kabupaten yang dulu terkenal dengan ilmu santetnya, kini berubah menjadi kabupaten yang sering dijadikan rujukan oleh penyelengara pemerintahan.
Salah satu yang bisa dilihat dari kemajuan Banyuwangi yaitu dengan hadirnya Mall Pelayanan Publik. Di tempat ini telah banyak membantu masyarakat dalam hal pelayanan pemerintahan.
Dengan adanya Mall Pelayanan Publik, proses pelayanan menjadi lebih singkat, hemat waktu dan tenaga. Karena lebih dari dua ratus layanan pemerintahan dapat diberikan dalam satu atap.
Pelayanan yang diberikan seperti administrasi kependudukan, BPJS, beragam jenis izin usaha, ketenagakerjaan, retribusi daerah, paspor, dan lain-lain. Termasuk juga pelayanan administrasi pernikahan dari Kantor Kementrian Agama. Semua layanan publik tumplek blek jadi satu.
Dalam kesempatan ini juga, Bupati Asip mengungkapkan bahwa mempunyai keinginan untuk berkolaborasi dalam mengembangkan batik daerah. Seperti kita tahu bahwa Pekalongan sangat terkenal dengan industri Batiknya.
Banyuwangi mempunyai motif batik yang khas seperti Gajah Oling. Melihat hal ini, tentu sangat bagus jika kedua kabupaten ini dapat berkolaborasi dalam mengembangkan batik daerah.
Bisa bayangkan? Banyuwangi tidak hanya terkenal dengan pariwisatanya, tapi juga terkenal dengan seni batiknya. Bisa-bisa sebutan kota batik bisa pindah ke Banyuwangi. Bercanda ini, lur....hahaha
Kita doakan saja jika kolaborasi ini dapat terwujud, Batik Banyuwangi dapat dikenal lebih luas lagi ke seluruh Indonesia bahkan dunia. Sehingga tumbuh lapangan pekerjaan yang lebih luas.
Sumber : banyuwangikab.go.id
